Anjing Kintamani Bali banyak ditemukan didaerah
pegunungan Kintamani, pulau Bali. Anjing yang memiliki sifat pemberani
ini sudah lama ingin dimuliabiakan sehingga dapat diakui oleh dunia
internasional. Sejak tahun 1988 PERKIN menerbitkan Sertifikasi-Silsilah
S.K. Ketua Umum PERKIN No. 11/KU/PP/III/1988 khusus untuk Penelitian
Anjing Kintamni warna putih spesifik. Namun walaupun telah ditetapkan
sementara, Pengamatan, Penelitian dan Pemuliabiakan terus
ditumbuhkembangkan sampai Federation Cynologique Internationale ‘FCI)
mensyaratkan pemilik kennel-kennel Anjing Kintamani yang terdaftar pada
PERKIN memberikan hasil Pemuliabiakanperformans fenotip pada generasi
ke XV sama dengan generasi I dari minimal 10 kennel yang ada.
Secara
fenotip Anjing Kintamani mudah dikenal; dapat dibandingkan dengan jelas
antara Anjing Kintamani dengan anjing-anjing Lokal yang ada, ataupun
anjing hasil persilangan antara ras yang sama maupun persilangan
lainnya.
Melalui uji pengamatan lapangan dengan
membandingkan antara Anjing Kintamani dari hasil kennel pemuliabiakan
dan Anjing Kintamani di kawasan Kintamani, disusunlah Deskripsi dan
Standar Fenotip Anjing Kintamani meliputi ciri-ciri umum, sifat-sifat
umum, tinggi badan/gumba, dasar pigmentasi kulit, bentuk kepala,
telinga, mata, hidung, gigi, bentuk leher, bentuk badan, kaki dan ekor
mempunyai kesamaan. Perbedaannya pada distribusi warna bulu dan
ditetapkan pada tanggal 16 Oktober 1994. Standar ini dipakai sebagai
acuan dasar pada setiap Kontes dan Pameran Anjing Kintamani dan
mendapat pengakuan PERKIN (Dharma.M.N. Dewa; PudjiRahardjo; Kertayadnya
I.G, 1994.).
Standarisasi
Untuk
memperoleh Standar Anjing Kintamani diperlukan pengamatan dan
penelitian yang terus menerus dan berkelanjutan. Gambaran sementara
yang dapat dilihat dari keunggulan Anjing Kintamani dari hasil
pengamatan lapangan dan hasil pemuliabiakan pada Anjing Kintamani yang
berbulu putih spesifik dapat diuraikan sebagai berikut:
Ciri-ciri Umum
Anjing
ini dapat digolongkan dalam kelompok anjing jenis pekerja (working dog)
dengan ukuran sedang, memiliki keseimbangan tubuh dan proporsi tubuh
yang baik dengan pertulangan kuat yang dibungkus oleh otot yang kuat,
sebagai anjing pegunungan memiliki bulu yang panjang (moderat) dengan
warna putih spesifik, hitam atau cokelat. Pengelompokan dalam sistem
FCI, anjing Kintamani masuk dalam group V karena memiliki ciri-ciri
anjing spitz dan tipe primitif seperti Chow Chow, Basenji, dan Samoyed.
Sifat-sifat Umum:
Anjing
Kintamani memiliki sifat pemberani, tangkas, waspada dan curiga yang
cukup tinggi. Merupakan anjing penjaga (guard dog) yang cukup handal,
sebagai pengabdi yang baik terhadap pemiliknya, loyal terhadap seluruh
keluarga pemilik dan tidak lupa pada pemilik atau perawatnya. Anjing
Kintamani (Bali) suka menyerang anjing atau hewan lain yang memasuki
“wilayah kekuasaannya†dan juga menggaruk-garuk tanah sebagai
tempat perlindungan. Pergerakannya bebas, ringan dan lentur.
Bentuk kepala
Kepala
bagian atas lebar dengan dahi dan pipi datar, moncong proporsional dan
kuat terhadap ukuran bentuk kepala, rahang tampak kuat dan kompak,
memiliki gigi-geligi kuat dengan gerakan gigi seperti menggunting,
bibir berwama hitam atau cokelat tua. Telinganya tebal, kuat, berdiri
berbentuk V terbalik dengan ujung agak membulat. Jarak antara kedua
telinga cukup lebar, panjang telinga kurang lebih sama bila
dibandingkan dengan jarak antara dasar dua telinga bagian dalam dengan
sudut mata luar.
Mata berbentuk lonjong seperti
buah almond dengan bola mata berwarna cokelat gelap dan bulu mata
berwarna putih. Hidung berwarna hitam atau coklat tua dan warna hidung
ini sering berubah karena penambahan umur dan musim.
Untuk
mempercepat pengakuan dari Federation Cynologique Internationale, dalam
memenuhi ketentuan/persyaratan perlu upaya-upaya secara ilmiah dan
dapat dipertanggungjawabkan. Salah satu upaya adalah meneliti hubungan
antara stuktur dan profil DNA distribusi warna bulu putih spesifik
secara genotip dengan fenotip warna bulu putih spesifik pada Anjing
Kintamani.
Distribusi warna bulu pada Anjing Kintamani dapat dikelompokkan menjadi 4 macam yaitu:
1.
Warna bulu putih sedikit kemerahan dengan warna coklat-kemerahan pada
telinga, bulu di bagian belakang paha dan ujung ekornya.
2. Warna hitam mulus atau dengan dada putih sedikit.
3. Warna coklat muda atau cokiat tua dengan ujung moncong kehitaman, sering disebut oleh masyarakat sebagai warna Bang-bungkem.
4.
Warna dasar coklat atau coklat muda dengan garis-garis warna kehitaman,
yang oleh masyarakat disebut warna Poleng atau Anggrek.
Tinggi dan bentuk badan
Anjing
Kintamani jantan mempunyai tinggi 45 cm-55 cm dan anjing betina 40
cm-45 cm. Dengan warna bulu kebanyakan berwarna putih spesifik (sedikit
kemerahan) dengan warna merah kecoklatan (krem) pada ujung telinga,
ekor dan bulu dibelakang paha. Warna lainnya adalah hitam mulus dan
cokelat dengan moncong berwarna hitam (bangbungkem), pigmentasi kulit,
hidung, bibir kelopak mata, skrotum, anus dan telapak kaki berwarna
hitam atau cokelat gelap.
Lehernya tampak
anggun dengan panjang sedang, kuat dengan perototan yang kuat pula.
Dada dalam dan lebar, punggung datar, panjangnya sedang dengan otot
yang baik. Badan anjing betina relatif lebih panjang dari jantan.
Anjing Kintamani (Bali) memiliki bulu krah (badong) panjang berbentuk
kipas di daerah bahu (gumba),makin panjang bulu badong makin baik.
Kaki
agak panjang, kuat dan lurus jika dilihat dan depan atau belakang.
Tumit tanpa tajir, gerakan kaki ringan. Ekor bulunya bersurai,
posisinya tegak membentuk sudut 45 derajat atau sedikit melengkung
tetapi tidak jatuh atau melingkar di atas pinggang atau jatuh ke
samping. Makin panjang bulu ekor makin baik .
Anjing yang memiliki sifat pemberani ini sudah lama mulai dibiakan sehingga dapat diakui oleh dunia internasional.
Secara fenotipe Anjing Kintamani mudah dikenal, dapat dibandingkan
dengan jelas antara Anjing Kintamani dengan anjing-anjing lokal yang
ada, ataupun anjing hasil persilangan antara ras yang sama maupun persilangan lainnya.
Standar fenotipe Anjing Kintamani meliputi ciri-ciri umum, sifat-sifat umum, tinggi badan hingga ke gumba, dasar pigmentasi kulit, bentuk kepala, telinga, mata, hidung, gigi, bentuk leher, bentuk badan, kaki dan ekor mempunyai kesamaan. Perbedaannya pada distribusi warna bulu dan ditetapkan pada tanggal 16 Oktober 1994. Standar ini dipakai sebagai acuan dasar pada setiap kontes anjing dan pameran Anjing Kintamani dan telah mendapat pengakuan PERKIN (Dharma.M.N. Dewa; PudjiRahardjo; Kertayadnya I.G, 1994.).
Anjing kintamani unik untuk
bali. mereka memiliki telinga segitiga yang berdiri dengan tubuh tegap
dan kekuatan yang bagus. anjing kintamani terlihat sangat lucu, namun
ketiak bertumbuh menjadi anjing dewasa, mereka terlihat sangat gagah
dan tampan. anjing ini tumbuh dengan baik di lingkungan yang sejuk.
Dibawah ini beberapa anjing yang kami jual :
Kintamani
Dijual Anjing Kintamani
Dijual
anjing kintamani warna putih, umur 1 thn, obat cacing teratur, sehat
dan lincah, domisili cengkareng, peminat serius hub 021-98744084.
Dijual anjing kintamani warna hitam, umur 2 bulan, jantan
Dijual
anjing kintamani warna hitam, jantan, umur 2 bulan. Ada 2 ekor, harga
850.000 / ekor, beli 2 ekor - 1.500.000. Lokasi di Kerobokan, Bali.
Bisa bantu kirim ke luar Bali. Contact : 0361 8611104 /...
Dijual anjing kintamani umur 2 bulan, jantan, warna putih
Dijual
anjing kintamani warna putih, jantan, umur 2 bulan. Lokasi di
Kerobokan, Bali. Bisa bantu kirim ke luar Bali. Contact : 0361 8611104
/ 085 2370 48168

